#TOPIK TERHANGAT#TERPOPULER
01 September 2025
icon facebook detikcomicon facebook detikcom

Antisipasi Potensi Tsunami, Warga Pesisir Gorontalo Mulai Mengungsi ke Gunung

Antisipasi Potensi Tsunami, Warga Pesisir Gorontalo Mulai Mengungsi ke Gunung

asm2025/07/30 13:23:13 WIB
Warga mulai mengungsi usai peringatan dini tsunami BMKG pascagempa Rusia. Foto: (Apris Nawu/detikcom)

Sejumlah warga di pesisir pantai Kota Gorontalo, sudah mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa M 8,7 di Rusia. Warga memilih mengungsi ke area pegunungan yang ada di sekitar tempat tinggalnya."Yang di pantai ke atas (gunung). (Ada) Rumah di gunung, (ini lagi) ada tunggu ibu, tidak boleh jalan, (jadi) dievakuasi di rumah di atas gunung," ujar warga Kelurahan Leato Utara, Haidar Masai (48) kepada detikcom, Rabu (30/7/2025).Haidar mengaku kaget setelah menerima informasi terkait tsunami. Dia menyebut keluarganya di Kabupaten Bone Bolango juga sementara mengungsi."Kaget, takut, harus waspada saja. Tsunami waspada saja. Pokoknya waspadalah seperti apa Allah SWT berikan kita terima," katanya."Sudah ditelepon (keluarga) yang di (Kecamatan) Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, sementara menyimpang (evakuasi barang)," sambungnya.Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Tsunami di Gorontalo-Jayapura Usai Gempa M 8,7 di RusiaWarga lainnya, Fatma Paneo (30) juga mengaku kaget menerima informasi terkait potensi tsunami. Dia menyebut informasi itu telah diinformasikan melalui masjid."Dapat informasi di grup sekolah, keluarga sudah dapat tau semua, sempat panik karena sudah diinformasikan di masjid (soal tsunami), ya panik dan takut," ujar Fatma kepada detikcom."Semuanya ini ada tetangga (keluarga) baru naik dorang (mereka ke gunung). Masih ada yang lain mau datang lima keluarga," tambahnya.Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia usai gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 8,7 di Rusia. Wilayah terdampak mulai di Gorontalo hingga Jayapura."Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06:24:50 WIB di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis parameter update menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M8,7 Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT pada kedalaman 18 km," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Rabu (30/7).Baca juga: Waspada! Ini Prediksi Waktu Terjadinya Tsunami di 10 Wilayah Indonesia TimurDaryono mengatakan, berdasarkan laporan PTWC, gempa ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. Hasil analisis BMKG, gempa tersebut juga berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0.5m). Adapun wilayahnya sebagai berikut:1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)

2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)

3. Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT)

Klik untuk melihat komentar
Lihat komentar
Artikel Lainnya