Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata di Gaza hingga Bebaskan Sandera

Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata di Gaza hingga Bebaskan Sandera

yld2025/04/20 18:49:08 WIB
Foto: Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada khalayak setelah misa Paskah di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada tanggal 20 April 2025. (Foto oleh Andreas SOLARO / AFP)

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus muncul di hadapan publik pada perayaan Paskah di balkon utama Basilika Santo Petrus. Paus Fransiskus menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata segera di Gaza dalam pesannya.Dilansir Reuters, Minggu (20/4/2025), Paus berusia 88 tahun itu, membatasi beban kerjanya atas perintah dokter, tidak memimpin Misa Paskah di Vatikan tetapi muncul di akhir acara untuk memberikan berkat dan pesan dua kali setahun yang dikenal sebagai "Urbi et Orbi" (kepada kota dan dunia).Pesan Paus Fransiskus itu dibacakan oleh seorang ajudan saat Paus, yang masih dalam pemulihan dari pneumonia, menyaksikan di balkon utama Basilika Santo Petrus.Dalam pesan Paskah, Paus Fransiskus mengatakan situasi di Gaza "dramatis dan menyedihkan". Paus juga meminta kelompok militan Palestina Hamas untuk membebaskan sandera yang tersisa dan mengutuk apa yang disebutnya sebagai tren antisemitisme yang "mengkhawatirkan" di dunia."Saya menyatakan kedekatan saya dengan penderitaan ... seluruh rakyat Israel dan rakyat Palestina," kata pesan itu.Baca juga: Sapa Umat di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus Ucapkan Selamat Paskah"Saya mengimbau pihak-pihak yang bertikai: menyerukan gencatan senjata, membebaskan para sandera dan membantu orang-orang yang kelaparan yang mendambakan masa depan yang damai," katanya.Sebelum dirawat di rumah sakit selama lima minggu karena pneumonia, Paus Fransiskus telah meningkatkan kritik terhadap kampanye militer Israel di Gaza. Paus Fransiskus menyebut situasi kemanusiaan di daerah kantong Palestina itu "sangat serius dan memalukan" pada bulan Januari.Simak juga video: Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata Segera di Gaza

[Gambas:Video 20detik]

Klik untuk melihat komentar
Lihat komentar
Artikel Lainnya