10 Gorengan dengan Bahan yang Tak Biasa, dari Tarantula sampai Tikus!

10 Gorengan dengan Bahan yang Tak Biasa, dari Tarantula sampai Tikus!

aau2025/02/17 11:30:21 WIB
Foto: iStock

Gorengan selalu menjadi camilan favorit di banyak negara, terutama karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Camilan goreng-gorengan disukai karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih.Biasanya, bahan dasar gorengan terdiri dari daging, sumber protein nabati, atau sayuran. Gorengan identik dengan pisang, tahu, atau tempe. Namun, ternyata bahan-bahan tak biasa seperti serangga, buah, hingga permen karet pun bisa diolah menjadi gorengan. Seperti tarantula, cacing kayu tembiluk, hingga tikus pernah diulas dan dicoba oleh beberapa warganet.Di berbagai daerah, makanan yang tidak biasa sering kali berasal dari tradisi kuliner yang telah diwariskan turun-temurun. Beberapa di antaranya bermula dari kebutuhan bertahan hidup, sementara lainnya berkembang menjadi makanan khas yang digemari masyarakat setempat.10 Gorengan dengan Bahan yang Tak BiasaSaat ini, banyak influencer berbagi pengalaman makannya. Tak jarang, makanan yang mereka santap cukup ekstrem dan tak biasa disantap. Berikut 10 gorengan unik dan ekstrem, dikutip dari berbagai media sosial dan laman Listverse:1. TarantulaGorengan ekstrem ini bisa ditemukan di sebuah restoran di Pennsylvania, Amerika Serikat. Tarantula goreng biasanya disajikan bersama waffle, menciptakan kombinasi tekstur renyah dan empuk.Dari segi rasa, tarantula goreng sering dibandingkan dengan kepiting atau ayam. Proses memasaknya hanya menggunakan sedikit bumbu agar cita rasa alami tarantula tetap menonjol.2. BuayaSalah seorang warganet bernama Angie, dalam akun TikToknya menceritakan pengalamannya menyantap daging buaya yang dimasak dengan sedikit minyak zaitun. Daging buaya mentah itu dijual dalam bentuk potongan di supermarket Australia.Katanya, rasanya seperti daging ayam tapi lebih banyak serat, lemak yang sangat sedikit, dan ada aroma asing yang tidak pernah dirasakannya. Di lain sisi, buaya juga banyak dikonsumsi di Thailand.Hewan buas yang ditakuti manusia ini, malah jadi santapan lezat. Kalau di Thailand, buaya dibakar dan dijadikan sate buaya lho! Sate buaya banyak dijajakan di area kuliner, salah satunya di Jodd Fairs Night Market, Bangkok.3. KalajengkingKalajengking sering dianggap sebagai hewan menakutkan, tetapi di beberapa daerah di China dan Thailand, ia menjadi camilan yang digoreng hingga renyah. Hewan ini biasanya ditusuk seperti sate, dibumbui, lalu digoreng dalam minyak panas.Meski tampak menyeramkan, rasa kalajengking goreng dikatakan mirip dengan udang atau kepiting, dengan tekstur renyah dan gurih. Biasanya, camilan ini disantap dengan taburan garam atau bubuk cabai untuk menambah cita rasa.4. TembilukTambelo atau juga disebut tembiluk, adalah cacing hidup di dalam batang kayu bakau yang membusuk. Biasanya, kayu-kayu ini mudah ditemukan di tepi sungai.Ukuran cacing tembiluk ini lebih besar dan panjang dibandingkan cacing tanah biasa. Cacing ini jadi makanan yang digemari masyarakat bagian timur Indonesia, terutama Dayak Kalimantan, Papua, dan Sulawesi Tenggara.Cacing ini dapat dinikmati dengan cara memotong kepalanya, kemudian kotoran di perutnya dicuci dengan air. Setelah itu baru dimakan mentah. Salah satu warganet yang membagikan cara konsumsi tembiluk adalah Norlela, warga Dayak yang aktif di akun TikTok-nya.Ia sudah sering menyantap tembiluk dengan berbagai cara, salah satunya dengan goreng geprek. Tembiluk ini dimasak dengan cara dibalur tepung dan digoreng. Katanya, rasanya seperti ayam goreng karena disantap dengan bumbu tepung dan sambal.5. Permen KaretPernah membayangkan permen karet digoreng? Ternyata, ada versi gorengan yang terinspirasi dari camilan ini.Permen karet goreng dibuat dari adonan yang diberi perasa khas permen karet. Adonan ini kemudian dibentuk bulat dan digoreng hingga matang.Hasilnya adalah camilan dengan lapisan luar yang renyah dan bagian dalam yang kenyal seperti permen karet sungguhan. Gorengan ini pernah dipamerkan dalam State Fair of Texas dan langsung mencuri perhatian.6. TikusMungkin makanan yang satu ini tak bisa dicoba oleh sembarang orang. Tentu saja mengkonsumsi daging tikus dirasa oleh orang awam merupakan santapan yang tak biasa.Seorang warganet @danceuobob, dalam akun TikToknya kerap menjajal banyak makanan yang tak biasa, salah satunya tikus goreng. Ia mengatakan rasa tikus goreng tersebut tak beda jauh dengan daging ayam.7. Ular DerikSalah satu gorengan paling ekstrem ini berbahan dasar ular derik dan berasal dari Texas, Amerika Serikat. Camilan ini telah dinikmati oleh para penggemar makanan ekstrem selama bertahun-tahun.Daging ular direndam dalam bumbu, dilapisi adonan tepung, lalu digoreng hingga renyah. Konon, rasanya mirip dengan nugget ayam, tetapi dengan sedikit rasa pedas yang khas. Ular derik goreng sering disajikan dalam acara tahunan seperti Rattlesnake Round-Up di Sweetwater, Texas, dan Otero County Fair di New Mexico.8. SemangkaDi bagian selatan Amerika Serikat, semangka ternyata tidak hanya dinikmati dalam keadaan segar, tetapi juga digoreng. Kreasi ini diperkenalkan oleh chef Ryan Burke dari Twain's Brewpub & Billiards di Georgia.Sebelum digoreng, potongan semangka direndam dalam campuran cuka red wine, saus cabai, dan kulit jeruk agar memiliki rasa unik. Kemudian, buah ini dicelupkan ke dalam adonan berbasis bir sebelum digoreng hingga kecokelatan. Hasilnya adalah perpaduan tekstur renyah di luar dan juicy di dalam, dengan rasa asam-manis yang kontras.9. AcarBiasanya disantap sebagai pelengkap makanan, acar juga memiliki versi goreng yang cukup populer di wilayah selatan Amerika Serikat.Untuk membuatnya, acar dikeringkan terlebih dahulu, lalu dicelup ke dalam adonan yang mengandung buttermilk dan telur. Setelah itu, acar dilapisi tepung berbumbu dan digoreng dalam minyak panas hingga berwarna cokelat keemasan.Acar goreng paling nikmat dimakan saat masih hangat dan sering disantap dengan saus cocolan seperti ranch dressing untuk menambah cita rasa.10. Es KrimEs krim biasanya dikonsumsi dalam keadaan dingin, tetapi ada versi gorengnya yang menawarkan pengalaman unik: bagian luar yang panas dan renyah, sementara bagian dalam tetap lembut dan dingin.Asal-usul es krim goreng masih diperdebatkan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa hidangan ini pertama kali diperkenalkan pada World's Fair di Chicago tahun 1893, sementara yang lain mengatakan es krim goreng pertama kali muncul di restoran tempura Jepang pada 1960-an.Di Amerika Serikat, popularitas es krim goreng meningkat pada tahun 1970-an berkat restoran Meksiko Chi-Chi's. Biasanya, es krim goreng dilapisi dengan remahan cornflake atau kue untuk menambah tekstur. Di Indonesia, kreasi serupa juga sempat viral, di mana es krim dibalut dengan remahan feuilletine hingga menyerupai ayam goreng.Nah, itulah tadi 10 gorengan yang tak biasa. Mana yang paling berani kamu coba?

Klik untuk melihat komentar
Lihat komentar
Artikel Lainnya