Bayi Obesitas 27 Kg asal Bekasi Diperiksa di RS, Ini Hasilnya

Bayi Obesitas 27 Kg asal Bekasi Diperiksa di RS, Ini Hasilnya

vyp2023/02/24 12:41:52 WIB
Viral bayi obesitas Kenzie. (Foto: Pradita Utama)

Viral bayi berusia 1 tahun di Bekasi memiliki berat badan 27 kilogram, layaknya anak seusia 10 tahun. Hari ini, Kenzie menjalani pemeriksaan di RS Hermina Kota Bekasi setelah sempat dirujuk oleh Puskesmas dan RS Ananda Babelan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Bayi tersebut adalah Muhammad Kenzie Alfaro, kini usianya menginjak 16 bulan. Sebelumnya, ia sempat diperiksa di Puskmas Setyamulya, kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kenzie kemudian dirujuk ke rumah sakit tipe C RS Ananda Babelan, hingga dirujuk lagi untuk menjalani pemeriksaan di rumah sakit tipe B RS Hermina Bekasi.Kepala Puskesmas Setyamulya, Siti Jubaidah, menjelaskan Kenzie berniat menjalani pemeriksaan darah. Namun karena kendala kegemukan, Kenzie tidak bisa menjalani tahap pemeriksaan tersebut.Baca juga: Menkes Minta Biaya Pengobatan Bayi Obesitas di Bekasi Ditanggung BPJSSejauh ini, Kenzie baru mendapat diagnosis obesitas. Namun lebih lanjut dari pemeriksaan hari ini, ditemukan bahwa Kenzie mengalami tulang bengkok di kaki imbas obesitasnya."Selain nutrisi itu ada penyakit mungkin penyakit yang menyertainya. Ini tidak bisa menyatakan penyakit apa kalau tidak ditindaklanjuti oleh tim," ungkapnya saat ditemui oleh detikcom di RS Hermina Bekasi, Bekasi Barat, Jumat (24/2/2023)."Untuk langkah awal dari RS Hermina ini tadi mau diperiksa darahnya. Pemeriksaan nutrium. Pemeriksaan darah di laboratorium. Tadi sudah dilakukan tapi tidak bisa karena gendut jadi susah untuk mencari pembuluh darahnya," imbuh Jubaidah.Baca juga: Viral Dikaitkan Bayi Obesitas Kenzie, Ahli Gizi Beberkan Bahaya Anak Diberi SKMNEXT: Dirujuk ke RSCMLebih lanjut Jubaidah melaporkan, mengacu pada pemeriksaan hari ini, Kenzie dirujuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dengan pendekatan multidisiplin sejumlah dokter spesialis. Namun, belum ada informasi pasti perihal kapan pemeriksaan lebih lanjut bakal dilakukan."Ini ada rujukan ke RSCM, rujukan balik dari Hermina. Tipe A di sana yang lebih, timnya di sama lebih banyak yang secara keilmuan ada di sana," beber Jubaidah."(Tindakannya) belum diketahui. Karena itu kan harus ada tim yang menangani macam-macamnya. Karena selain obesitas mungkin ada penyakit penyerta. Tapi tidak bisa memastikan sakit apa karena belum ada," pungkasnya.Baca juga: Kondisi Bayi Obesitas 27 Kg di Bekasi yang Tak Sempat Diberi ASI

Klik untuk melihat komentar
Lihat komentar
Artikel Lainnya